21 Prospek Kerja Lulusan Biologi (2021)

Prospek Kerja Lulusan Biologi
Photo by Bill Oxford on Unsplash

Kamu ingin masuk kuliah ke program studi biologi? Tapi, kamu masih bingung dengan prospek kerja dan karier yang tepat ketika kamu sudah lulus dari biologi?

Mantap.

Kali ini saya akan membahas tentang peluang karier dan kerja dari lulusan biologi terbaru untukmu.

Selanjutnya, saya akan membahas mengenai berapa gaji yang akan kamu peroleh ketika menjadi lulusan biologi.

Mungkin kamu juga masih bingung ingin melanjutkan dan mendaftarkan diri ke universitas mana yang terdapat prodi biologi nih?

Oleh karena itu, saya juga akan membahas beberapa kamus atau perguruan tinggi yang membuka program studi biologi.

Saya akan membahas beberapa kampus dari perguruan tinggi negeri favorit serta perguruan tinggi swasta yang ada di Indonesia.

Tidak menutup kemungkinan juga akan membahas beberapa kampus yang punya program biologi di luar negeri.

Sebelum kamu mengenal lebih lanjut tentang prospek kerja dan tugas dari seorang lulusan biologi, alangkah baiknya kita bahas dahulu tentang jurusan biologi.

# Apa itu Biologi?

Kamu belum tahu apa itu biologi?

Biologi adalah cabang ilmu yang berhubungan dengan organisme hidup dan proses penting yang terjadi.

Ilmu biologi tersebut mencakup berbagai bidang termasuk konservasi, botani, evolusi, ekologi, genetika, biologi kelautan, zoologi, kedokteran, mikrobiologi, biologi molekuler, dan fisiologi.

Mengapa ilmu biologi sangat penting?

Sebagai ilmu di bidang sains, biologi akan membantu kita dalam memahami kehidupan makhluk hidup dan bagaimana cara spesies tersebut (termasuk manusia) berfungsi, berevolusi, dan berinteraksi.

Di samping itu, kemajuan di bidang kedokteran, pertanian, bioteknologi, dan banyak dari bidang biologi lainnya telah meningkatkan kualitas hidup manusia.

Sebagai contoh, penelitian di bidang ekologi dan konservasi akan memberikan informasi bagaimana kita bisa melindungi keanekaragaman hayati yang berharga di bumi ini.

Apakah kamu semakin tertarik untuk belajar biologi?

# Prospek kerja dari lulusan biologi

Tentunya, ilmu dari biologi sangat diperlukan bagi suatu organisasi, lembaga, instansi, pemerintahan, maupun perusahaan yang bergerak di berbagai bidang.

Oleh karena itu, tidak heran jika banyak pekerjaan yang membutuhkan lulusan biologi untuk mengisi berbagai macam pekerjaan.

Ada banyak sekali prospek dan peluang kerja yang bisa kamu ketahui antara lain:

#1. Food Scientist

Apakah kamu lulusan biologi yang sangat tertarik dengan ilmu dan proses pembuatan makanan?

Seorang food scientist akan mempelajari kerusakan dan pengolahan makanan dengan menggunakan rekayasa, mikrobiologi, dan kimia.

Kamu akan menentukan tingkat nutrisi dari makanan dan menganalisis kandungan yang ada di makanan.

Selanjutnya, kamu akan mencari sumber makanan bergizi baru dan menyelidiki cara untuk membuat makanan olahan terasa enak, aman, dan tentunya sehat.

Sebagai food scientist juga bertugas untuk menemukan cara terbaik untuk mendistribusikan, mengolah, mengawetkan, dan mengemas makanan.

Di samping itu, kamu akan memeriksa stabilitas dan kematangan bahan dalam memastikan produk memenuhi standar, kualitas, dan nilai gizi yang disyaratkan.

Kamu juga berperan dalam memeriksa kepatuhan keselamatan terhadap peraturan pemerintah tentang sanitasi dan standar pengolahan limbah.

#2. Health Educator

Health educator atau promotor kesehatan berperan dalam mengajari orang-orang untuk berperilaku yang mendorong kebugaran dan kesehatan.

Kamu akan bertugas untuk mengembangkan dan menerapkan strategi yang baik untuk meningkatkan kesehatan individu dan komunitas.

Tentunya, tugas dari health educator akan bervariasi tergantung pada pekerjaan dan tempat bekerja.

Sebagian besar dari health educator akan bekerja di fasilitas kesehatan, perguruan tinggi, departemen kesehatan, organisasi non profit, dan swasta.

Health educator akan mengembangkan program, materi, dan acara untuk mengajar orang yang bertema kesehatan.

Kemudian, kamu akan mengumpulkan dan melakukan analisis data untuk mempelajari komunitas tertentu dalam meningkatkan program dan layanan.

Lalu, kamu juga akan mengadvokasi peningkatan sumber daya kesehatan dan kebijakan yang mempromosikan kesehatan.

#3. Science Writer / Content Writer

Kamu lulusan biologi yang suka menulis?

Jika kamu suka menulis maka menjadi science writer maupun content writer bisa menjadi pilihan yang tepat untukmu.

Pastinya, sebagai content writer kamu bisa menulis yang berkaitan dengan topik sains maupun yang tidak berkaitan.

Sebagai penulis sains, kamu akan melakukan penelitian, menulis, dan mengedit berita serta artikel ilmiah untuk publikasi bisnis, profesional, jurnal ilmiah, maupun media pada umumnya.

Di sisi lain, kamu juga harus mampu memahami informasi baik teori dan praktik ilmiah yang kompleks.

Selanjutnya, kamu harus bisa menulis dengan bahasa yang jelas, singkat, dan akurat sehingga bisa dipahami oleh masyarakat umum.

Kamu bisa saja melihatkan komunikasi penelitian ilmiah kepada profesional atau khalayak awam baik untuk jurnal, promosi, maupun situs web maupun sebagai siaran pers.

#4. Biologist (Ahli Biologi)

Ahli biologi akan mempelajari tentang manusia, hewan, tumbuhan dan bakteri untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana tubuh dan alam bekerja serta bagaimana faktor eksternal bisa mempengaruhi setiap organisme.

Ketika mempelajari biologi bisa saja sangat kompleks dan beragam karena ada jutaan makhluk hidup untuk dipelajari dan juga banyak cara untuk mempelajarinya.

Sebagai ahli biologi, kamu harus mengkhususkan diri pada bidang tertentu karena tidak mungkin menjadi ahli di seluruh bidang biologi.

Ahli biologi bisa bekerja dalam lingkup biologi makroskopis atau mikroskopis.

Biologi makroskopis akan melibatkan objek yang bisa diukur dan terlihat dengan mata telanjang.

Sedangkan biologi mikroskopis akan membutuhkan mikroskoop untuk melihat objek yang akan dipelajari.

Meski begitu, sebagai ahli biologi kamu bisa saja terlibat dalam dua jenis penelitian pada satu titik maupun lainnya.

Selain itu, kamu bisa saja berkaitan dengan penelitian terapan untuk mencoba mengembangkan atau meningkatkan proses di berbagai bidang seperti industri maupun kedokteran.

#5. Biochemist

Biochemist atau ahli biokimia merupakan profesional berbasis di laboratorium yang mempelajari dan mengeksplorasi proses kimia yang terjadi pada makhluk hidup.

Biokimia menjadi titik pertemuan dari profesional kimia dan biologi.

Di mana, hal ini akan berfokus pada proses kimia yang terjadi secara alami di dalam organisasi hidup sehingga kamu bisa memecahkan masalah biologis melalui pemahaman sifat kimia.

Sebagai ahli biokimia, kamu bisa bekerja baik di industri maupun dalam dunia akademis.

Maka dari itu, banyak ahli biokimia dipekerjakan dalam penelitian namun tidak menutup kemungkinan bekerja dalam pengembangan produk dalam lingkungan manufaktur.

Ahli biokimia bisa bekerja untuk pengoptimalan produk misalnya pada industri makanan, industri medis, bioteknologi, maupun layanan laboratorium.

Tentunya, tugas ahli biokimia akan bervariasi pada bidang atau keahlian yang dimiliki.

Di samping itu, sebagai ahli kimia yang bekerja di industri kamu harus memastikan keamanan, efektivitas, dan keandalan dari produk yang dikembangkan.

Apakah kamu semakin tertarik untuk berkarier di salah satu prospek kerja dari lulusan biologi ini? Tuliskan pada kolom komentar di bawah ya.

#6. Environmental Scientist

Bagi kamu lulusan biologi yang punya keinginan untuk mengatasi berbagai masalah lingkungan mungkin bisa berkarier menjadi ilmuwan lingkungan atau environmental scientist.

Ilmuwan lingkungan akan mempelajari, mengembangkan, menerapkan dan memberikan kebijakan dan rencana dalam mengelola dan melindungi flora, fauna, lingkungan, dan sumber daya alam lainnya.

Kamu bisa bekerja di sektor publik terutama dalam bidang penelitian, pengelolaan lingkungan, regulasi, maupun kebijakan publik.

Di sisi lain, kamu juga bisa bekerja di sektor swasta terutama yang terlibat dalam industri minyak dan pertambangan dalam semua tingkat operasi.

Sebagai environmental scientist, kamu akan mengevaluasi habitat, satwa liar dan kebutuhan perikanan dan merumuskan tujuan dalam pengelolaan jangka pendek maupun jangka panjang.

Selanjutnya, kamu akan mengembangkan kebijakan konservasi dan pengelolaan sumber daya hayati seperti hutan dan populasi ikan.

Di samping itu, kamu juga akan mempelajari dan menganalisis polusi, kondisi atmosfer, karakteristik demografi, ekologi, mineral, dan lainnya.

Tentunya, peran kamu sebagai ilmuwan lingkungan sangat beragam yang bisa memberikan solusi dalam mengatasi lingkungan yang buruk.

#7. Research Assistant

Research assistant atau asisten peneliti akan memberikan dukungan kepada profesional saat melakukan eksperimen atau saat mengumpulkan dan menganalisis informasi/data.

Tentunya sebagai lulusan biologi, tugas dari asisten peneliti akan bervariasi tergantung tempat kamu bekerja dan bidang jenis penelitian serta bidang yang ditekuni.

Kamu bisa bekerja di tempat seperti penelitian medis, perusahaan konsultan, perguruan tinggi, lembaga publik maupun perusahaan riset pasar.

Biasanya, research assistant akan bekerja di bawah pengawasan dari peneliti utama yang memimpin proyek penelitian.

Kamu akan bertanggung jawab membantu peneliti utama dalam sejumlah tugas yang mendukung kegiatan penelitian.

Bisa saja kamu berperan dalam melakukan eksperimen dan penelitian sesuai protokol yang ditetapkan oleh peneliti utama.

Selanjutnya, kamu akan mengumpulkan dan mencatat data eksperimen serta melakukan analisis statistik dari data tersebut.

Di samping itu, sebagai asisten peneliti kamu bisa saja meninjau sumber daya cetak maupun online untuk mengumpulkan informasi dan juga melakukan pemeriksaan fakta, koreksi, edit dokumen penelitian untuk memastikan keakurasian.

#8. Botanist

Tumbuhan adalah makhluk hidup yang sangat penting bagi semua kehidupan di bumi ini.

Tumbuhan mengubah cahaya matahari menjadi energi yang bisa kita makan dan bahkan bisa dipakai sebagai bahan bakar.

Selain itu, tumbuhan juga sangat vital karena melepaskan oksigen untuk bernafas.

Oleh karena itu, muncul profesi ahli botani yang mempelajari tumbuhan untuk mencoba memahami proses tersebut bekerja.

Sebagai ahli botani kamu akan melakukan penelitian untuk meningkatkan produksi tanaman dan mengembangkan obat-obatan.

Ahli botani akan mempelajari segala macam aspek tumbuhan, misalnya mempelajari proses fisiologis seperti fotosintesis pada tingkat molekuler, sejarah evolusi, hubungan tanaman maupun hubungan dengan lingkungannya.

Di samping itu, bisa saja kamu berfokus pada aplikasi pertanian tanaman yang digunakan untuk makanan, bahan bakar, sertat, dan lainnya.

Selanjutnya, mungkin saja kamu berfokus pada mempelajari tanggapan terhadap tekanan dari hama, penyakit, dan variasi iklim.

Pekerjaan ahli botani menjadi sangat penting untuk kelestarian lingkungan karena bisa membantu menentukan bagaimana tumbuhan berbeda bisa berinteraksi terhadap perubahan iklim dan bagaimana bisa melindungi spesies asli dari invasif.

#9. Pharmaceutical Scientist

Bidang medis telah melalui perjalanan panjang dalam menangangi perawatan maupun pencegahan penyakit.

Mulai dari vaksin yang bisa mengurangi tingkat infeksi flu musiman hingga obat-obatan untuk melawan pertumbuhan sel kanker.

Pastinya, kemajuan tersebut sangat berdampak bagi dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia?

Lantas, bagaimana obat tersebut ditemukan? Bagaimana obat tersebut diuji keamanannya? Tentunya, hal tersebut bisa dilakukan oleh pharmaceutical scientist atau ilmuwan farmasi.

Ilmuwan farmasi merupakan seorang profesional yang melakukan penelitian untuk mendorong penemuan, pengembangan, dan pengujian obat.

Biasanya, kamu akan bekerja untuk perusahaan bioteknologi atau perusahaan farmasi dengan fokus pada penemuan terapeutik.

Kamu tertarik untuk berkarier di salah satu prospek kerja dari lulusan biologi ini? Tuliskan pada kolom komentar ya.

#10. Forensic Scientist

Ilmu forensik digunakan untuk menganalisis bukti tempat kejadian perkara dengan menggunakan ilmu sains dan fisika.

Sebagai forensic scientist atau ilmuwan forensik, kamu berperan dalam memberikan bukti ilmiah untuk digunakan di pengadilan guna mendukung penuntutan atau pembelaan dalam investigasi kriminal maupun perdata.

Kamu akan berfokus mencari dan memeriksa materi jejak yang berkaitan dengan tindak kejahatan.

Materi tersebut meliputi bekas ban, rambut, serat pakaian, darah dan cairan tubuh, pecahan cat dan kaca, zat yang mudah terbakar, dan lainnya.

Setelah kejahatan dilaporkan maka tim medis dan penegak hukum akan mengamankan integritas tempat kejadian dan membuka pekerjaan bagi ilmuwan forensik untuk mengumpulkan bukti dan mendokumentasikan.

Di sisi lain, sebagai ilmuwan forensik kamu harus hati-hati ketika berada di TKP untuk memeriksa barang-barang yang ditemukan di sekitar TKP.

#11. Financial Analyst

Analis keuangan bertanggung jawab dalam berbagai aktivitas termasuk mengumpulkan data, mengatur informasi, menganalisis riwayat, membuat perkiraan dan proyeksi, membuat rekomendasi dan menghasilkan model untuk presentasi dan laporan dalam bentuk excel.

Ternyata, tidak hanya dari lulusan di bidang keuangan dan ekonomi saja yang bisa menjadi analis keuangan lo.

Sebagai lulusan biologi, kamu bisa berkarier di bidang ini juga lo.

Di sini, analisis keuangan bisa juga mengevaluasi saham, obligasi, reksa dana, dan investasi lain untuk klien maupun bisnis.

Untuk lulusan biologi sendiri, kamu bisa menggunakan keterampilan matematika untuk membantu menilai keberhasilan dari investasi.

Namun sebagian besar analis keuangan akan berfokus pada industri tertentu, dan jurusan biologi sendiri cocok untuk bekerja di bidang industri farmasi, bioteknologi, farmasi, peralatan medis, dan layanan kesehatan.

#12. Genetic Counselor

Genetic counselor atau konselor genetik merupakan seorang profesional yang mempunyai pendidikan khusus dalam genetika dan konseling yang berguna untuk memberikan bantuan personal yang mungkin dibutuhkan pasien untuk membuat keputusan kesehatan genetik.

Sebagai konselor genetik, kamu harus sudah melalui pelatihan lanjutan dalam genetika medis dan konseling untuk menafsirkan hasil tes genetik dan membimbing serta mendukung pasien yang mencari informasi.

Informasi tersebut bisa saja berupa bagaimana suatu penyakit dan kondisi yang diturunkan bisa mempengaruhi pasien ataupun keluarga pasien.

Selanjutnya, bisa juga melakukan tes genetik mana yang tepat atau tidak tepat untuk pasien.

Bagaimana riwayat keluarga dan medis bisa mempengaruhi kemungkinan terjadinya atau kekambuhan penyakit.

Kebanyakan konselor genetik bekerja di klinik atau rumah sakit dan sering kali bekerja sama dengan dokter kandungan, ahli kesehatan lain, dan dokter lain.

Selain itu, beberapa konselor genetik bisa saja berfokus pada penelitian termasuk mengumpulkan informasi seperti riwayat keluarga dan informasi kehamilan yang bisa membantu peneliti dan memajukan perawatan bagi orang dengan kondisi genetik.

#13. Conservationist

Konservasionis berperan dalam mengelola habitat alami termasuk hutan, taman, dan juga padang rumput.

Sebagai konservasionis, kamu akan menemukan cara untuk memanfaatkan tanah tanpa merusak lingkungan.

Ahli konservasi biasanya dipekerjakan oleh pemilih tanah pribadi, negara, wilayah, atau pemerintah lokal untuk memastikan pemilik tanah mengikuti peraturan pemerintah dan mengambil tindakan yang tepat untuk melindungi habitat.

Di samping itu, kamu juga menyarankan para petani dan peternak untuk membantu memperbaiki tanah dan juga mengendalikan erosi.

Di sisi lain, pekerjaan harian dari ahli konservasi akan bergantung pada kebutuhan lingkungan dari tempat bekerja.

Bisa saja pekerjaan kamu dihabiskan untuk mengamati aspek alam dan mengumpulkan data di lapangan.

Survei tersebut dapat berupa perhitungan tumbuhan atau hewan, misalnya membantu masyarakat untuk mengukur besarnya populasi.

Selanjutnya, konservasionis lain mungkin juga akan membagikan pengetahuan melalui presentasi kepada lembaga pemerintah, kelompok industri, dan lembaga besar lainnya.

Tertarik untuk berkarier di salah satu prospek kerja dari lulusan biologi ini? Tulis pada kolom komentar di bawah ya.

#14. Ecologist

Ecologist atau ahli ekologi berperan mempelajari antara ketertarikan antara organisme dan lingkungannya.

Sebagai contoh, ahli ekologi akan melakukan penelitian bagaimana makhluk di hutan, gurun, lahan basah, atau ekosistem lain berinteraksi satu sama lain maupun lingkungannya.

Ahli ekologi akan menggunakan keahliannya untuk memecahkan masalah lingkungan.

Sebagai ahli ekologi, kamu akan menyelidiki faktor-faktor yang berperan dalam mengganggu ekosistem, mengantisipasi efek yang ditimbulkan, maupun merancang praktik berkelanjutan.

Di samping itu, kamu akan kerja lapangan untuk mengumpulkan dan menganalisis data tentang kondisi lingkungan atau menilai suatu habitat.

Kamu akan menggunakan informasi yang telah dikumpulkan untuk merencanakan pengelolaan habitat atau restorasi proyek lingkungan termasuk prosedur, sumber daya, jadwal dan juga anggaran.

#15. Health Communications Specialist

Health communications specialist bertugas untuk mendidik masyarakat tentang masalah kesehatan meliputi masalah kesehatan masyarakat, termasuk manajemen kesehatan, cara hidup sehat, manajemen kesehatan, dan cara hidup sehat.

Kamu bisa saja bekerja di rumah sakit atau perusahaan perawatan kesehatan lainnya.

Sebagai spesialis komunikasi kesehatan, kamu akan berfokus pada penyebaran informasi kepada publik yang berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan populasi.

Sebenarnya, pekerjaan ini hampir mirip dengan posisi marketing seperti fokus menjual produk.

Namun, untuk spesialis komunikasi kesehatan akan berfokus pada peningkatan kesadaran kesehatan.

Pastinya, lulusan dari jurusan biologi akan mempunyai fondasi yang kuat dan punya keunggulan dibandingkan orang lain yang tidak memiliki latar belakang sains yang kuat.

Tertarik untuk berkarier ke salah satu prospek kerja dari lulusan biologi ini?

#16. Laboratory Assistant

Laboratory assistant atau asisten laboratorium berperan di bidang sains dengan membantu peneliti dan ilmuwan selama uji lab dan eksperimen.

Sebelum melakukan percobaan, asisten laboratorium akan memproses spesimen dan menyiapkan pengaturan eksperimental yang tepat.

Selanjutnya, kamu akan membersihkan dan memelihara lab dan peralatan yang ada di dalamnya.

Asisten laboratorium dapat bekerja dalam lab medis dan mengambil spesialisasi dalam area lab tertentu seperti proses mengeluarkan darah atau histologi.

Sebagai asisten lab kamu bisa bekerja di lingkungan rumah sakit, laboratorium medis dan diagnostik, perguruan tinggi, universitas, sekolah, kantor dokter, dan masih banyak lagi.

Kamu juga harus mempunyai kemampuan berpikir kritis, mampu menajemen waktu, mampu berkomunikasi dengan baik, perhatian dan detail, mampu membaca dengan baik, dan tentunya mempunyai kemampuan pemecah masalah.

#17. Occupational Health and Safety Specialist

Barangkali kamu selalu mengkhawatirkan kesehatan dan kesejahteraan orang dan berharap untuk mengubahnya menjadi karier kamu.

Occupational health and safety specialist (spesialis kesehatan dan keselamatan kerja) merupakan seseorang yang menganalisis dan mengumpulkan data tentang lingkungan kerja dan prosedur.

Kamu biasanya bekerja di lingkungan yang berbeda termasuk kantor, pabrik, sekolah untuk memastikan keselamatan kerja bagi karyawan.

Di samping itu, kamu juga bertugas untuk mengevaluasi apakah lingkungan kerja, prosedur, dan peralatan telah mematuhi peraturan keselamatan dan kesehatan kerja.

Selanjutnya, kamu akan berperan dalam memeriksa tempat kerja, mencari bahaya seperti peralatan yang rusak, bangunan yang tidak stabil, dan potensi kerugian yang bisa saja muncul.

#18. PNS

Apakah kamu ingin menjadi pegawai negeri sipil dari lulusan biologi?

Saat ini, sebagian besar masyarakat Indonesia tentunya ingin menjadi PNS dengan gaji dan tunjangan yang tetap.

Di tambah lagi, setiap pembukaan lowongan CPNS baik dari instansi/lembaga/departemen akan membuka lowongan dari lulusan biologi.

Selain mendapatkan gaji yang meningkat sesuai lama pengabdian dan pangkat, tentunya karier sebagai PNS saat ini masih dianggap terhormat dan bergengsi.

#19. Lembaga Pemerintah

Lulusan biologi terbuka untuk mengisi berbagai lowongan yang ada di pemerintahan maupun instansi yang ada di Indonesia.

Banyak sekali lembaga yang membutuhkan penerapan ilmu biologi baik untuk manajerial dan penelitian.

Beberapa lembaga pemerintahan yang membutuhkan lulusan biologi antara lain Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Kemenristekdikti, Pusat Unggulan Iptek, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BPPD), dan masih banyak lagi.

#20. Dosen / Guru

Sebagai lulusan biologi, mungkin kamu mempunyai minat untuk mengajar maka bisa menjadi seorang dosen maupun guru.

Kamu bisa memilih antara menjadi dosen perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta yang tersebar di seluruh Indonesia.

Namun, untuk menjadi seorang pengajar di perguruan tinggi kamu harus mempunyai persyaratan pendidikan minimal S-2 dan bahkan beberapa perguruan tinggi memberikan syarat minimal S-3.

#21. Pengusaha

Barangkali kamu merupakan lulusan biologi yang ingin berfokus ke bidang entrepreneur maka bisa membuka banyak peluang bisnis kecil-kecilan sampai besar.

Namun, untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses kamu perlu membutuhkan usaha yang besar dan bahkan tak jarang kamu akan mengalami banyak kegagalan.

Pastinya, kamu bisa membuka peluang bisnis baru baik yang berhubungan dengan ilmu biologi maupun yang tidak berkaitan biologi seperti membuka restoran, bisnis online, membuka toko, dan masih banyak lagi.

# Berapa gaji dari lulusan biologi?

Barangkali kamu ingin tahu berapa gaji dari lulusan biologi?

Pada umumnya, setiap tugas dari pekerjaan akan mempunyai gaji yang bervariasi sesuai dengan pengalaman kerja dan tingkat kesulitan dari pekerjaan yang ditekuni.

Berdasarkan data dari PayScale, gaji rata-rata lulusan biologi di Amerika Serikat adalah sebesar $71,437 per tahun atau sekitar Rp 1 Milyar per tahun.

Lantas, bagaimana dengan gaji rata-rata lulusan biologi di Indonesia?

Untuk gaji lulusan biologi di Indonesia tentunya bergantung pada jenjang strata, lama bekerja, pengalaman, tempat bekerja, dan profesi apa yang sedang dikerjakan.

Berdasarkan data dari SalaryExplorer, jika kamu bekerja sebagai profesor biologi di perguruan tinggi maka kamu akan mendapatkan gaji rata-rata sebesar Rp 17,9 juta per bulan.

Akan tetapi, semua gaji dari setiap jenjang karier maupun tugas pekerjaan akan berbeda tergantung dari pengalaman kerja.

Misalnya, bisa saja kamu sebagai fresh graduate akan mendapatkan gaji awal sebanyak Rp 3 juta lalu setelah 2 tahun bekerja maka bisa mendapatkan gaji sebesar Rp 7 juta per bulan.

# Di mana tempat kuliah biologi?

Kamu masih bingung ingin melanjutkan kuliah program studi biologi di mana nih?

Sebenarnya, banyak perguruan tinggi atau kampus di Indonesia yang menyelenggarakan program studi biologi ini.

Untuk PTN (perguruan tinggi negeri) yang menyelenggarakan program studi S-1 Biologi antara lain:

Selain itu, ada juga beberapa perguruan tinggi swasta yang tidak kalah dengan kampus negeri antara lain:

  • S-1 Biologi UAD
  • S-1 Biologi UNIKA Atma Jaya
  • S-1 Biologi UKSW

Bagi kamu yang ingin melanjutkan kuliah biologi di luar negeri juga bisa banget.

Kamu bisa ambil program tersebut dengan biaya kuliah sendiri maupun mengambil program beasiswa yang disediakan oleh perusahaan atau pemerintah.

Beberapa universitas di luar negeri yang membuka program biologi antara lain:

  • Harvard University
  • Stanford University
  • University of Cambridge
  • University of Toronto

Kamu ingin melanjutkan kuliah biologi di mana? Tuliskan pada kolom komentar di bawah dan semoga cita-citamu tercapai.

# Kesimpulan

Demikian informasi tentang karier atau prospek kerja dari lulusan biologi yang perlu kamu ketahui.

Selanjutnya, kamu ingin berkarier menjadi apa nih dari daftar prospek kerja lulusan biologi di atas?

Barangkali kamu salah satu lulusan biologi yang sudah bekerja di bidang lain juga. Share juga pengalaman kamu pada kolom komentar di bawah dong.

Mungkin sebaliknya, apakah kamu tidak setuju dengan beberapa prospek kerja di atas? Tuliskan pada kolom komentar di bawah ini ya.

Jangan lupa untuk membagikan informasi tentang prospek kerja lulusan biologi ini kepada teman-teman kamu yang membutuhkan melalui media sosial.

Semoga bermanfaat dan terima kasih.

# FAQ – Prospek Kerja Lulusan Biologi

Apa itu Biologi?

Biologi adalah cabang ilmu yang berhubungan dengan organisme hidup dan proses penting yang terjadi. Ilmu biologi tersebut mencakup berbagai bidang termasuk konservasi, botani, evolusi, ekologi, genetika, biologi kelautan, zoologi, kedokteran, mikrobiologi, biologi molekuler, dan fisiologi.

Berapa gaji lulusan biologi?

Berdasarkan data dari PayScale, gaji rata-rata lulusan biologi di Amerika Serikat adalah sebesar $71,437 per tahun atau sekitar Rp 1 Milyar per tahun. Lantas, bagaimana dengan gaji rata-rata lulusan biologi di Indonesia? Untuk informasi gaji lebih lanjut, bisa kamu cek di sini.

Lulusan Jurusan Biologi Kerja Apa?

Tentunya, ilmu dari biologi sangat diperlukan bagi suatu organisasi, lembaga, instansi, pemerintahan, maupun perusahaan yang bergerak di berbagai bidang. Kamu bisa bekerja sebagai ilmuwan pangan, penulis sains, asisten peneliti, ahli botani, dosen, dan masih banyak lagi. Untuk lebih lengkap bisa kamu cek di sini.

Sarjana Biologi Gelarnya Apa?

Lulusan dari program studi biologi akan mendapatkan gelar S.Si. (Sarjana Sains). Akan tetapi, gelar tersebut bisa saja berbeda sesuai kebijakan dari perguruan tinggi.

Berapa Lama Kuliah Biologi?

Normalnya, untuk bisa mendapatkan gelar sarjana maka kamu harus menempuh kuliah selama 4 (empat) tahun yang terbagi dalam 8 (delapan) semester. Akan tetapi, semua bergantung dari mahasiswa tersebut karena ada juga mahasiswa yang bisa menyelesaikan sarjana dalam waktu 3 tahun saja. Selain itu, banyak juga mahasiswa yang menyelesaikan kuliah lebih dari 4 tahun.

Apa Bedanya Pendidikan Biologi dan Biologi Murni?

Pendidikan Biologi cenderung lebih mempelajari mengenai biologi dasar yang berhubungan dengan pendidikan / keguruan. Sedangkan biologi murni cenderung mempelajari ilmu biologi secara detail tanpa aspek pendidikan. Biasanya, gelar yang didapatkan pendidikan biologi adalah (S.Pd.) sarjana pendidikan, sedangkan gelar yang didapatkan dari lulusan biologi murni adalah (S.Si.) sarjana sains.

Rekomendasi Untukmu

Prospek Kerja Lulusan Pariwisata - Peluang dan Gaji Pariwisata

15 Prospek Kerja Lulusan Pariwisata (2021)

Prospek Kerja Manajamen

21 Prospek Kerja Lulusan Manajemen (2021)

Prospek Kerja Lulusan Fisika

21 Prospek Kerja Lulusan Fisika (2021)

Prospek Kerja Teknik Kimia

27 Prospek Kerja Teknik Kimia Terbaru (2021)

Prospek Kerja Psikologi

27 Prospek Kerja Lulusan Psikologi (2021)

4 responses to “21 Prospek Kerja Lulusan Biologi (2021)”

  1. Sri Dieni Surliawieani says:

    saya lulusan pendidikan biologi, tap setelah lulus saya kerja di sebuah lembaga keungan. yang bertolak belakang dengan basic saya sewaktu kuliah. tapi saya sangat ingin sekali ilmu yang saya dapat khususnya di biologi ini dapat bermanfaat. kiranya admin bisa memberi solusi usaha apa yang mungkin bisa saya lakukan? terimakasih.

  2. sharfina says:

    kok bisa mbak bisa masuk lembaga keuangan? gimana ceritanya?

  3. Rofadan says:

    Menakjubkan! Program studi Kimia Universitas Airlangga telah mendapat sertifikasi oleh BAN-PT (Nasional), AUN (regional ASEAN), dan ASIIN (Internasional). Baca info tentang prodi kimia unair disini http://kimia.fst.unair.ac.id/

Berikan Komentarmu ...

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.