24 Prospek Kerja Teknik Industri (2021)

Prospek Kerja Teknik Industri
Photo by ThisisEngineering RAEng on Unsplash

Kamu ingin masuk kuliah ke program studi teknik industri? Tapi kamu masih galau apa saja sih prospek kerja dan karir yang tepat ketika kamu telah menjadi lulusan teknik industri?

Baik, kali ini saya akan membahas tentang peluang kerja dari lulusan teknik industri dan pastinya berapa gaji yang akan didapatkan.

Selanjutnya, saya akan membahas beberapa kampus atau universitas yang membuka program studi teknik industri.

Barangkali, kamu juga bingung ingin mendaftar ke kampus mana yang ada prodi teknik industri nih?

Entah itu kampus perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta bahkan kamu ingin melanjutkan kuliah ke luar negeri.

Sebelum mengenal lebih jauh tentang prospek kerja dan tugas dari seorang lulusan teknik industri, alangkah baiknya kita bahas dulu tentang jurusan teknik industri dahulu.

#Apa itu Teknik Industri?

Teknik industri adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana membuat atau melakukan sesuatu menjadi lebih baik yaitu berupa mengurangi biaya produksi, meningkatan efisiensi, peningkatan kualitas produk/layanan, memastikan kesehatan dan keselamatan pekerja, melindungi lingkungan, dan mematuhi peraturan yang ada.

Contoh nyata dari pekerjaan engineer teknik industri antara lain mempercepat proses pengiriman barang, membuat jalur perakitan lebih aman dan efisien, memperpendek jalur roller-coaster, melakukan analisis produk, perencanaan marketing, dan masih banyak lagi.

Seorang engineer teknik industri akan bekerja sama dalam tim bersama dengan profesional lain, teknisi, dan staf produksi.

#Apa Tugas dari Engineer Lulusan Teknik Industri?

Kamu ingin tahu apa saja tugas dari engineer teknik industri ketika bekerja di suatu tempat?

Secara umum, tugas dari seorang engineer teknik industri adalah mengurangi dan menghilangkan pemborosan dalam proses produksi.

Lebih spesifik lagi, tugas seorang engineer teknik industri antara lain:

  • Meninjau jadwal produksi, menentukan spesifikasi, menentukan aliran proses, dan informasi lain dalam aktivitas yang berjalan dalam bidang manufaktur dan jasa.
  • Mengembangkan sistem kontrol manajemen dalam membuat perencaan keuangan dan analisis biaya lebih efisien.
  • Merancang sistem kontrol untuk koordinasi kegiatan dan melakukan perencanaan produksi untuk memastikan produk sesuai dengan standar kualitas.
  • Melakukan kontrol prosedur kualitas untuk menyelesaikan masalah produksi maupun meminimalkan biaya.
  • Berdiskusi dengan klien dan staf tentang spesifikasi produk, vendor pembelian, personel manajemen tentang manufaktur.

Akan tetapi, seorang engineer teknik industri akan melakukan implementasi keterampilannya ke banyak kondisi yang berbeda mulai dari manufaktur hingga sistem perawatan kesehatan sampai dengan administrasi bisnis.

#Apa saja skill yang harus dimiliki lulusan teknik industri?

Kamu ingin menjadi seorang insinyur teknik industri yang profesional?

Berikut ini merupakan beberapa skill atau kemampuan bagi kamu yang ingin menjadi seorang insinyur teknik industri antara lain:

Kemampuan Menulis – Insinyur industri harus mampu menyiapkan dokumen ke insinyur lain atau ilmuwan lain, maupun untuk digunakan sebagai referensi di masa yang akan datang. Dokumentasi tersebut harus jelas sehingga informasi tersebut dapat dimengerti dengan mudah.

Kemampuan Berbicara – Terkadang seorang engineer teknik industri harus mampu menjelaskan instruksi kepada staf maupun teknisi sebelum menyediakan instruksi tertulis. Skill ini sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya kesalahan yang merugikan dan mencegah kerugian waktu.

Kemampuan Matematika – Sebagai lulusan teknik industri, kamu akan menggunakan ilmu matematika termasuk prinsip kalkulus, trigonometri, dan topik lainnya untuk melakukan analisis desain serta problem solving dalam pekerjaan tersebut.

Kemampuan Problem Solving – Ketika merancang suatu produk atau fasilitas dalam penyediaan layanan, para engineer industri akan mengalami beberapa masalah sekaligus mulai dari keselamatan pekerja sampai dengan jaminan kualitas produk.

Kemampuan Mendengarkan – Walaupun insinyur teknik industri bekerja sama dalam suatu tim, akan tetapi kamu harus punya kemampuan dalam meminta feedback dari para customer, vendor, dan staf produksi. Kamu harus bisa mendengarkan ide dan masalah dari para pelanggan dan klien.

Kemampuan Berpikir Kritis – Sebagai seorang insinyur industri, kamu nantinya akan membuat sistem baru untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan pemborosan. Maka dari itu, pemecahan masalah ini membutuhkan logika dan penalaran untuk analisis kekuatan dan kelemahan.

Kemampuan Berkreativitas – Seorang insinyur industri harus mampu menggunakan kreativitas dan kecerdasannya untuk merancang proses produksi baru dalam berbagai jenis situasi dalam mengurangi penggunaan sumber daya.

#Prospek Kerja Teknik Industri

Tentunya, ilmu dari teknik industri sangat penting bagi suatu organisasi maupun perusahaan yang bergerak di berbagai bidang.         

Sehingga tidak heran banyak pekerjaan yang membutuhkan lulusan teknik industri untuk mengisi berbagai macam jenis pekerjaan.

Pastinya, kamu bisa bekerja di lembaga pemerintahan, instansi, lembaga independen, industri, perusahaan multinasional, perusahaan swasta, maupun perusahaan BUMN.

Ada banyak sekali peluang kerja yang bisa diambil untuk lulusan teknik industri ini antara lain:

#1. Quality Engineer

Quality engineer adalah seorang engineer yang bekerja untuk memastikan kualitas keseluruhan dari produk yang diproduksi.

Sebagai seorang quality engineer, kamu akan bertugas dalam membuat dokumentasi, merancang uji kualitas, dan menentukan kriteria yang harus dipenuhi dari hasil tes.

Quality engineer akan bekerja dalam tim profesional yang lebih luas dengan tujuan memastikan bahwa produk akhir akan aman, andal, dan memenuhi harapan pelanggan dengan menjaga proses produksi sebaik dan seefisien mungkin.

Dalam banyak industri, kamu biasanya memerlukan pemahaman lanjutan dan mendalam tentang proses manufaktur untuk menjalankan peranan sebagai quality engineer.

Selain itu, peran quality engineer pastinya bisa sangat bervariasi antara perusahaan satu dengan perusahaan lainnya.

Dalam operasional manufaktur yang lebih besar, seorang insinyur teknik industri bidang quality engineer bisa memmpunyai fokus atau keahlian tertentu seperti Quality Assurance, Quality Control, Six Sigma, Quality Design, dan bahkan Reliability Engineering.

#2. Production Engineer

Menjadi seorang production engineer bertanggung jawab dalam perancangan yang tepat tetang bagaimana sesuatu akan dibuat, mesin apa yang akan membuatnya, dan bagaimana sesuatu dapat dibuat aman dan efisien.

Tugas dari seorang production engineer adalah semua tentan produk dan proses.

Produk ini bisa apa saja yaitu mulai dari koran, botol, kaleng, maupun perangkat keras smartphone.

Selain itu, seorang production engineer akan bertugas untuk mengawasi dan meningkatkan produksi di pabrik.

Tugas kamu juga adalah melakukan dukungan tim engineer, menyusun protokol keselamatan, melaporkan masalah kepada manajer, dan mengembangkan strategi untuk meningkatkan efisiensi serta keuntungan.

Kamu tertarik untuk berkarir menjadi salah satu prospek kerja dari teknik industri ini?

#3. SCM Consultant

SCM Consultant atau Supply Chain Management Consultant bekerja untuk membantu perusahaan menyempurnakan rantai pasokan dalam hal biaya, keandalan, efisiensi, ketangkasan, dan ketangguhan.

Sebagai seorang SCM consultant mengkhususkan diri dalam melakukan penelitian dan analisis untuk mengembangkan strategi layanan yang optimal.

SCM consultant biasanya bekerja di industri manufaktur yang bertanggung jawab dalam pemantauan investaris dan aliran pasokan bahan, berhubungan dengan vendor dan pemasok, berkoordinasi dengan berbagai departemen dalam pengumpulan data, melakukan identifikasi kekuatan dan kelemahan operasi, dan menyarankan tindakan area yang memerlukan perbaikan.

Selain itu, ketika kamu berkarir menjadi SCM consultant penting dalam membuat dan melakukan rekomendasi rencana bisnis dengan tetap memathui kebijakan dan peraturan dari perusahaan.

#4. Operations Consultant

Operations consultant akan bekerja pada klien untuk melakukan dukungan terhadap efisiensi dari value chain.

Layanan dari operations consultant termasuk menerapkan dan mengembangkan model target layanan serta melakukan program pengurangan biaya dan mengoptimalkan proses bisnis.

Ketika kamu berkarir sebagai operation consultant maka kamu akan bertanggung jawab dalam proses bisnis fungsional, sistem manajemen, implementasi perubahan model operasi target, sistem budaya dan bagian elemen lain dari value chain.

Selain itu, operations consultant juga bertugas dalam merancang dan melakukan transformasi bisnis baik fungsi primer maupun sekunder.

Contoh nyata dari operations consultant termasuk meningkatkan pengalaman penggunna, meningkatkan efisiensi logistik dari rantai pasok, mendesain ulang sumber bahan, meningkatkan manfaat teknologi IT untuk bekerja, dan masih banyak lagi.

#5. Demand Planner

Kamu lulusan teknik industri dan tertarik berkarir menjadi seorang demand planner? Tentunya bisa.

Seorang demand planner berperan sangat penting dalam memainkan peran penting dalam rantai pasokan di suatu perusahaan.

Ketika kamu bekerja di bidang demand planner, maka kamu akan menggunakan data analistis, data pemasaran, dan data penjualan untuk memprediksi permintaan produk di masa yang akan datang dengan efektif.

Tugas kamu sebagai demand planner adalah merencanakan aliran inventaris, melakukan analisis data statistik, dan menghasilkan suatu solusi peramalan untuk mengambil suatu keputusan.

Tertarik untuk berkarir di salah satu prospek kerja bagi lulusan teknik industri ini?

#6. Facility Engineer

Facility engineer akan bertanggung jawab dalam merencanakan, meninjau, melaksanakan, serta memelihara infrastruktur atau suatu fasilitas maupun peralatan gedung.

Sebagai facility engineer, kamu akan melakukan analisis proses operasional, melakukan alokasi sumber daya, penggunaan dari energi, dan proses keselamatan, serta menerapkan perbaikan.

Seorang facility engineer bisa bekerja di kantor maupun di lapangan secara langsung tergantung dari sifat proyeknya.

Kamu akan bekerja sama dengan pekerja di bidang lain dalam pekerjaan sehari-hari tergantung karena bisa saja sangat beragam.

#7. Data Scientist

Jaman sekarang ini tentunya semakin banyak pertumbuhan data akan membuat tuntutan dalam pengolahan data untuk menjadi semakin cepat dan efisien.

Seorang data scientist sangat diperlukan dalam riset pasar dan bisnis untuk mengetahui sebuah tren dan peluang dalam suatu bisnis yang menjanjikan.

Data scientist bertugas dan bertanggung jawab dalam membersihkan, memproses, dan mengolah berbagai macam data yang dikumpulkan.

Banyak perusahaan besar maupun perusahaan swasta yang membutuhkan lowongan karir untuk bekerja sebagai data scientist ini antara lain PT Astra International, Tokopedia, Bukalapak, Gojek, PT Bank Central Asia, dan masih banyak lagi.

#8. Data Engineer

Selain menjadi data scientist, sebagai lulusan dari teknik industri kamu bisa berkarir menjadi seorang data engineer dan tentunya berurusan dengan data juga.

Data engineer bertugas dalam mempersiapkan infrastruktur dari data.

Lebih detail lagi, kamu akan bertanggung jawab dalam mempersiapkan produksi data baik dalam bentuk format, realibilitas data, skalabilitas data, dan keamanan sebuah data.

Untuk menjadi seorang data engineer, alangkah baiknya kamu juga punya latar belakang sebagai software engineer dan punya kemampuan bahasa pemrograman seperti Python, R, serta SQL.

Selain itu, sebagai data engineer maka kamu akan sering bekerja sama dengan data scientist untuk mentransformasikan big data menjadi informasi yang berharga dan bisa berguna.

#9. Dosen / Pengajar

Barangkali kamu sebagai lulusan teknik industri ingin berkarir sebagai pengajar, tentunya bisa juga lo.

Kamu bisa mengabdi untuk perguruan tinggi maupun menjadi pengajar di sekolah menengah kejuruan (SMK).

Akan tetapi, untuk menjadi seorang dosen kamu perlu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi yakni minimal S-2, dan bahkan beberapa perguruan tinggi memberikan syarat dengan minimal S-3.

#10. PNS

Sebagai lulusan teknik industri, kamu berpeluang besar untuk bekerja menjadi pegawai negeri sipil.

Banyak sekali lembaga maupun instansi pemerintah dan hampir setiap tahun membuka lowongan untuk menjadi PNS.

Ada banyak sekali manfaat jika kamu menjadi seorang PNS yakni gaji tetap dan tunjangan yang meningkat sesuai dengan jabatan.

Kamu lulusan teknik industri dan tertarik untuk bekerja menjadi PNS?

#11. BUMN

BUMN atau Badan Usaha Milik Negara merupakan perusahaan yang mayoritas sahamnya dipegang oleh negara Indonesia.

Ada banyak sekali lowongan pekerjaan dari BUMN yang membutuhkan posisi dari lulusan teknik industri untuk mengisi berbagai macam perusahaan.

Perusahaan BUMN di Indonesia sangat banyak serta mengisi berbagai macam sektor termasuk bidang konstruksi, telekomunikasi, jasa, keuangan, perbankan, dan masih banyak lagi.

Beberapa contoh perusahaan BUMN di Indonesia yang cukup terkenal antara lain PT Telekomunikasi Indonesia, PT Bank Mandiri, PT Bank Negara Indonesia, PT Pegadaian, PT Wijaya Karya, PT Garuda Indonesia, PT Kereta Api Indonesia, dan masih banyak lagi.

Selain itu, kelebihan lain yang bisa kamu dapatkan ketika bekerja di perusahaan BUMN antara lain jenjang karir, gaji tinggi, asuransi, bahkan bisa mendapatkan beasiswa untuk studi lanjut.

#12. Production Scheduler

Production scheduler bertanggung jawab dalam koordinasi dan mengembangkan jadwal produksi untuk setiap hari maupun setiap minggu demi mencapai tujuan perusahaan.

Kamu akan bertugas dalam mencatat tingkat investaris dan menfasilitasi persediaan bahan dan komponen yang diperlukan.

Sebagai production scheduler, diharapkan kamu mempunyai keterampilan komputer dan pengetahuan dasar tentang penjadwalan dan produksi.

Selain itu, sebagai production scheduler kamu juga akan melakukan analisis data di masa lalu dan masa sekarang untuk menghasilkan laproran dan bisa membuat jadwal yang lebih efektif.

#13. Procurement Analyst

Procurement analyst bertugas untuk mengembangkan berbagai pendekatan untuk mendapatkan kontrak dukungan eksternal dari pasar yang sejalan dengan industri saat ini.

Secara garis besar, procurement analyst akan menjadi penghubung antara pegawai dengan vendor.

Pekerjaan ini sangat punya peran penting dalam proses manajemen dari rantai pasokan.

Kamu akan bertugas dalam melakukan penelitian pada pemasok termasuk mengumpulkan informasi basis data vendor, memeriksa vendor, negosiasi kontrak, dan memberikan kesepakatan pada pembuat keputusan.

#14. Reliability Engineer

Kamu lulusan teknik industri dan tertarik berkarir di bidang reliability engineer?

Seorang reliability engineer bertugas dalam mengawasi penilaian dan pengelolaan keandalan operasi yang bisa mempengaruhi produk atau bisnis.

Reliability engineer mempunyai peranan kunci dalam siklus suatu produk.

Kamu akan membantu pengujian proses dan melihat kegagalan maupun masalah yang kemungkinan akan terjadi.

Fokus utama dari reliability engineer adalah menentukan keandalan komponen, peralatan, dan proses.

Pekerjaan ini kan membantu menghindari masalah dan membantu mempertahankan produktivitas dan efisiensi tingkat tinggi.

Sehingga, dengan adanya reliability engineer maka sangat membantu dalam meminimalkan risiko dan dampak kegagalan dalam proses.

#15. Transport Planner

Transport planner bertugas dalam mencari cara yang tepat untuk meningkatkan dan mengelola sistem transportasi baik di tingkat lokal, regional, nasional maupun internasional.

Sebagai transport planner, kamu akan mengerjakan kebijakan proyek dan rencana yang berkaitan dengan semua jenis sistem transportasi antara lain jalan raya untuk pengunaan mobil, truk, bus; sistem jaringan rel; perjalanan udara; dan sistem pejalan kaki maupun pesepeda.

Kamu akan mengembangkan strategi untuk transportasi dan meningkatkan efisiensi perjalanan individu maupun pengangkutan barang.

Namun, sebagai transport planner kamu juga harus mempertimbangkan berbagai masalah seperti efisiensi, keselamatan, perubahan iklim, lingkungan, dan ekonomi.

#16. Logistic Engineer

Kamu tertarik menjadi logistic engineer (ahli logistik) dan ingin berkarir ke salah satu prospek kerja dari teknik industri?

Logistic engineer bertugas dalam merancang dan menganalisis solusi dari operasional untuk proyek seperti melakukan pengoptimalan transportasi, pemodelan jaringan, analisis proses proses dan metode, pengurangan biaya, pengoptimalan rute dan pengiriman, dan manajemen informasi.

Selanjutnya, sebagai seorang logistic engineer maka akan meninjau komitmen kontrak, spesifikasi pelanggan, maupun informasi yang berkaitan dalam persyaratan logistik.

Logistic engineer akan memantau aktivitas yang mencakup pembelian, transportasi, inventaris, dan pergudangan.

Selain itu, logistic engineer akan menggunakan sistem software untuk merencanakan dan melacak pergerakan produk.

Sehingga program perangkat lunak tersebut memang dirancang untuk mengelola fungsi logistik seperti pengadaan, manajemen inventaris, sistem manajemen, dan perencanaan rantai pasokan.

#17. Automation and Robotics Engineer

Perkembangan teknologi di masa yang akan datang menjadi tanggung jawab yang besar sehingga otomasi dan robotika berperan sangat penting untuk umat manusia.

Pada hakikatnya, teknik otomasi dan robotika merupakan bidang teknik yang berhubungan dengan desain dan pembuatan robot.

Automation robotics engineer akan memanfaatkan ilmu pengetahuan dari teknik komputer, mesin, kelistrikan, mekanik biologi, dan software.

Selanjutnya, ketika kamu berkarir di bidang ini maka kamu akan menggunakan sistem kendali dan teknologi informasi untuk mengurangi kebutuhan tenaga kerja manusia di pabrik, kantor, maupun rumah.

Robot-robot tersebut biasanya digunakan di dalam bidang industri, ilmu nuklir, layanan dan transmisi listrik, desain peralatan biomedis, perangkat eksplorasi laut, dan lainnya.

#18. Market Researcher

Untuk menentukan target pemasaran suatu produk tentunya dibutuhkan seorang peneliti pasar yang berkompeten.

Market researcher bisa menjadi prospek kerja yang menjanjikan bagi lulusan teknik industri, apakah kamu juga tertarik?

Seorang market researcher, kamu akan mengumpulkan dan menganalisis data untuk menjadi informasi agar membantu dalam membuat keputusan politik, sosial, dan ekonomi.

Kebanyakan kamu akan bekerja pada suatu perusahaan untuk mengumpulkan informasi tentang opini dari pelanggan, investasi, dan tren dari suatu pemasaran.

Penelitian pasar tersebut kemungkinan bisa mencakup penelitian yang bersifat kualitatif maupun penelitian yang bersifat kuantitatif.

#19. Project Engineer

Project engineer bertugas dalam manajemen proyek teknik termasuk dalam manajemen personalia, anggaran biaya, dan penjadwalan untuk memberikan hasil proyek yang sesuai dengan tujuan.

Seorang project engineer juga bertugas dalam mempertimbangkan faktor keselamatan dari proyek dan meminimalkan risiko yang terjadi dalam suatu enginnering project.

Kamu akan bertindak sebagai seorang koordinator yang berurusan dengan pemangku kepentingan di semua bidang proyek.

Sebagai project engineer kamu akan menafsirkan kebutuhan, harapan, dan batasan masing-masing, serta menyatukan tujuan proyek agar sukses.

#20. Cost Engineer

Cost engineer bertugas dalam mengendalikan pengeluaran dari suatu proyek dengan tetap menjaga kualitas dan integritas struktural.

Biasanya, bidang kontruksi adalah industri umum yang membutuhkan cost engineer untuk menggunakan jasa dari pekerjaan ini.

Sebagai contoh, kontraktor membutuhkan material yang akan dibeli dengan harga terendah untuk memastikan pekerjaan tersebut menghasilkan suatu keuntungan.

Melakukan produksi dari bahan mentah tentunya memerlukan keseimbangan dari biaya keseluruhan termasuk limbah yang mungkin terjadi.

Sehingga cost engineer sangat diperlukan untuk menerapkan teori estimasi dalam pembelian material di masa depan untuk strategi bisnis yang sukses.

#21. Environmental Health and Safety Engineer

Sebagai environmental health and safety engineer, kamu bertugas dalam memantau kondisi alam serta dampak yang ditimbulkan oleh manusia pada kondisi tertentu.

Selain itu, kamu juga akan menilai kemungkinan bahaya yang mungkin ada, dari bahasa fisik seperti meluasnya dataran banjir dan permukaan gunung, hingga bahaya kontaminasi bahan kimia yang mungkin ada di tanah, udara, maupun air.

Environmental health and safety engineer akan melakukan analisis sampel jika ada risiko untuk mendapatkan solusi yang terbaik bagi ekosistem dan masyarakat.

Hal ini termasuk dalam proyek perbaikan air atau desain bangunan untuk bendungan dan tanggul.

Selain itu, tugas lain dari pekerjaan ini yakni mengusulkan masyarakat untuk daur ulang dan pengelolaan sampah serta mengedukasi masyarakat tentang dampak yang ditimbulkan manusia terhadap lingkungan.

#22. Actuarial Analyst

Ilmu aktuaria saat ini sangat dibutuhkan sehingga banyak perguruan tinggi membuka program studi ini.

Sebagai lulusan teknik industri kamu bisa berkarir menjadi actuarial analyst.

Actuarial analyst biasanya bekerja di bidang industri asuransi menggunakan model statistik untuk menganalisis data dan menghitung kemungkinan dari biaya yang berkaitan dengan kejadian tertentu.

Kejadian tertentu yang akan dianalisis seperti kecelakaan, kerusakan properti, cedera, dan kematian.

Kamu akan menggunakan hasil analisis tersebut untuk merancang dan menentukan harga polis dari asuransi.

Selain itu, pekerjaan ini juga bisa akan memperkirakan kemungkinan terjadinya suatu bencana alam seperti gempa bumi, pandemi, angin topan, serangan teroris, dan menilai eksposur risiko perusahaan asuransi.

Baik dalam suatu organisasi asuransi maupun jasa keuangan, seorang actuarial analyst akan bertanggung jawab dalam mengumpulkan data dalam jumlah besar dan menggunakan proyeksi keuangan khusus.

Para actuarial analyst juga bertanggung jawab untuk mengumpulkan data yang relevan dan menulis laporan.

#23. Product Analyst

Kamu lulusan teknik industri dan ingin menjadi seorang product analyst?

Saat perusahaan melakukan pertimbangan untuk merancang atau merilis produk baru maupun membuat suatu perubahan pada produk yang sudah ada maka peran dari product analyst sangat berguna.

Sebagian besar product analyst mempunyai pengalaman bekerja dalam pemasaran atau pengembangan produk sebelum mengambil peran ini.

Peran dari product analyst umumnya melakukan penelitian segmen pasar dan berhubungan dengan manajer porduk untuk memastikan bisnis sesuai untuk setiap demografis.

Selain itu, product analyst berperan penting dalam pemahaman konkret tentang biaya produk termasuk biaya pengembangan, biaya penelitian, biaya produksi, dan biaya pemasaran.

Kamu tertarik untuk berkarir di salah satu prospek kerja teknik industri ini? Tuliskan pada kolom komentar ya.

#24. Pengusaha

Bagi kamu lulusan teknik industri yang mempunyai jiwa enterpreneur maka bisa mencoba untuk berbisnis baik dari yang kecil maupun bisnis besar.

Namun untuk menjadi seorang pengusaha, kamu perlu usaha yang besar untuk mendapatkan kesuksesan.

Tidak jarang juga ketika kamu memulai usaha mungkin akan mendapatkan banyak kegagalan.

Sebagai seorang lulusan teknik industri, tentunya kamu punya ilmu dasar yang baik dalam manajemen suatu bisnis.

Kamu bisa memulai usaha bisnis yang baru seperti berjualan barang secara online, distributor barang, memulai bisnis restoran, dan masih banyak lagi bisnis yang bisa kamu buat.

#Berapa Gaji Teknik Industri?

Kamu ingin tahu berapa gaji dari lulusan teknik industri?

Tentunya, setiap pekerjaan mempunyai gaji yang berbeda-beda sesuai dengan tingkat pengalaman kerja dan kesulitan dari pekerjaan yang sedang digeluti.

Berdasarkan data dari PayScale, rata-rata gaji dari teknik industri di Amerika Serikat adalah sebesar $68,243 per tahun atau sebesar Rp 955,4 juta per tahun (kurs Rp 14.000).

Lalu bagaimana dengan gaji dari lulusan teknik industri ketika bekerja di Indonesia?

Berdasarkan data dari Gajimu, rentang gaji untuk lulusan teknik industri di Indonesia mempunyai rentang antara Rp 2,8 juta sampai dengan Rp 11,3 juta per bulan.

Meskipun demikian, gaji tersebut akan terus bertambah seiring dengan kemampuan dan keahlian kamu dalam bekerja.

Pastinya, prospek kerja dan karir dari teknik industri sangat menarik untuk dibahas kan?

#Dimana Tempat Untuk Kuliah Jurusan Teknik Industri?

Kamu masih bingung ingin melanjutkan pendidikan kuliah di mana?

Pastinya, banyak perguruan tinggi atau kampus di Indonesia yang menyelenggarakan program studi teknik industri ini.

Banyak sekali perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia yang mempunyai program studi teknik industri ini bahkan dengan akreditasi dari internasional.

Selain itu, tidak menutup kemungkinan juga ada banyak perguruan tinggi swasta dengan prodi teknik industri yang tidak kalah dengan PTN.

Untuk PTN yang menyelenggarakan program studi S-1 Teknik Industri antara lain:

  • S-1 Teknik Industri UI – Depok
  • S-1 Teknik Industri ITB – Bandung
  • S-1 Teknik Industri UGM – Yogyakarta
  • S-1 Teknik Industri UNDIP – Semarang
  • S-1 Teknik Industri USU – Medan
  • dst.

Akan tetapi, bagi kamu yang ingin melanjutkan ke jurusan teknik industri di perguruan tinggi swasta yang tidak kalah dengan kampus negeri antara lain:

  • S-1 Teknik Industri Telkom University – Bandung
  • S-1 Teknik Industri Binus University – Jakarta
  • S-1 Teknik Industri Universitas Islam Indonesia – Yogyakarta
  • dst.

Selain itu, bagi kamu yang ingin melanjutkan kuliah teknik industri di luar negeri juga bisa banget lo.

Kamu bisa mengambil program dengan biaya kuliah sendiri maupun mengambil program beasiswa yang disediakan oleh perusahaan maupun swasta.

Beberapa universitas di luar negeri yang membuka program industrial engineering antara lain:

  • University of Michigan
  • Georgia Institute of Technology
  • Cornell University
  • Massachusetts Institute of Technology
  • Dst.

Kamu pengin kuliah di mana nih?

Tuliskan pada kolom komentar di bawah dan semoga cita-citamu tercapai.

#Kesimpulan

Demikian informasi tentang peluang karir maupun prospek kerja dari lulusan teknik industri yang perlu kamu ketahui.

Kamu ingin berkarir menjadi apa nih dari daftar prospek kerja lulusan teknik industri di atas?

Siapa tahu kamu salah satu lulusan teknik industri yang sudah bekerja di bidang lain juga.

Share pengalaman kamu juga pada kolom komentar dong.

Barangkali kamu tidak setuju dengan pernyataan di atas?  Tuliskan pada kolom komentar di bawah ini ya.

Jangan lupa untuk membagikan informasi tentang lulusan teknik industri ini kepada teman-teman kamu yang membutuhkan melalui media sosial.

Semoga bermanfaat dan terima kasih.

#FAQ – Teknik Industri

Apa itu teknik industri?

Teknik industri adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana membuat atau melakukan sesuatu menjadi lebih baik yaitu berupa mengurangi biaya produksi, meningkatan efisiensi, peningkatan kualitas produk/layanan, memastikan kesehatan dan keselamatan pekerja, melindungi lingkungan, dan mematuhi peraturan yang ada.

Apa saja skill yang harus dimiliki lulusan teknik industri?

Beberapa skill / kemampuan yang perlu kamu miliki sebagai lulusan teknik industri adalah kemampuan menulis, berbicara, kemampuan matematika, problem solving, kemampuan mendengarkan, kemampuan berpikir kritis, dan kreativitas.

Berapa gaji lulusan teknik industri?

Berdasarkan data dari PayScale, rata-rata gaji dari teknik industri di Amerika Serikat adalah sebesar $68,243 per tahun atau sebesar Rp 955,4 juta per tahun (kurs Rp 14.000). Lalu bagaimana dengan gaji dari lulusan teknik industri ketika bekerja di Indonesia? Kamu bisa cek gajinya di sini.

Teknik industri gelarnya apa?

Lulusan sarjana teknik industri pada umumnya akan mendapatkan gelar S.T. (Sarjana Teknik).

Lulusan teknik industri kerja apa?

Kamu bisa bekerja di lembaga pemerintahan, instansi, lembaga independen, industri, perusahaan multinasional, perusahaan swasta, maupun perusahaan BUMN, dengan menjabat berbagai posisi penting.

Rekomendasi Untukmu

Prospek Kerja Lulusan Fisika

21 Prospek Kerja Lulusan Fisika (2021)

Prospek Kerja Lulusan Biologi

21 Prospek Kerja Lulusan Biologi (2021)

Prospek Kerja Teknik Kimia

27 Prospek Kerja Teknik Kimia Terbaru (2021)

Prospek Kerja Psikologi

27 Prospek Kerja Lulusan Psikologi (2021)

Prospek Kerja Teknik Sipil

25 Prospek Kerja Teknik Sipil Terbaru (2021)

4 responses to “24 Prospek Kerja Teknik Industri (2021)”

  1. Adi priogo says:

    Peluang kerja tehnik industri adalah sangat luas misalkan di daerah saya ada PT.TAMBANG EMAS,TEBU,BANK,BANDARA DAN PT.ROKOK SAMPORNA karena dalam pelajaran teknik industri mempelajari semua jurusan teknik terutama pengantar teknik industri,pengenalan teknik penerbangan,manusia dan mesin,manufaktur dan jasa,pengenalan teknik lingkungan,manusia dan ekosistemnya,energi dan pembangunan dan teknik industri juga belajar pengukuran waktu dan mesin,mencari cara yang mudah dan cepat dalam bekerja biar menghindari pemborosan waktu,biaya tenaga dll.
    TERIMA KASIH !!!!

  2. Ensu says:

    Kalo teknik industri swasta, mana aja tuh? Kebanyakan merekondasikan ugm sih.
    makasih

  3. Terima kasih atas infonya~

Berikan Komentarmu ...

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.